Rabu, 20 Mei 2015

Inikah Cinta? (1)

"Kumohon, Sedikit saja kau mengerti aku" Ucap Luna setengah terisak dan meninggalkan Rama yang tergugu diam.

Sunyi memainkan alunan sepi yang teramat senyap. Tak ada riuh kecuali deru daun jatuh yang merangkas dari tangkainya.

Angin mengibaskan gelisah yang teramat gersang. Lorong rumah sakit terlihat lengang, Rama melangkah gontai menuju kamar rawat inapnya dengan memapah tongkat dikedua tanganya.

"Inikah cinta? Ketika aku terjatuh, semua sibuk mencari alasan untuk meninggalkan aku" remuk hati Rama menyadari kini dia benar-benar sendiri.

Dihempaskan tubuhnya diatas pembaringan, matanya menerawang jauh, menelusuri setiap kenangan yang pernah lewat, dan disana dia menyadari ada keputusannya yang salah, benar-benar keliru.

#CerMinBer (Cerita Mini Bersambung)

4 komentar:

  1. Rumah baru ya, Wan?
    Selamaaat...
    Smoga makin semangat nulisnya, hehe, mau baca terusannya dulu ah, penasaraaaaan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bundaaaa, Terima kasih sudah mampir disini :)

      ini rumah lama Bunda, cuma kemarin-kemarin tidak dirawat, karena asyik sama si Detik, sekarang blogdetik lagi suka rewel makanya pindah kesini.. :)

      Silahkan dibaca Bunda kelanjutannya :D

      Hapus
  2. Smoga cepet sembuh, Wan...kalau sakit, kita memang suka agak-agak sensitif, jangan-jangan Rama juga begitu nih... ;)
    Kalaupun tidak seperti tu, smoga Rama juga sabar dan ikhlas, karena sehat dan sakit itu adalah dua sisi yang harus kita lewati supaya kita makin bersyukur. Bersyukur kala sedang sehat, karena sakit itu pasti nggak enak...tetep semangat, Rama!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah Alhamdulillah sehat sekarang Bunda, sudah beraktifitas kembali seperti biasa lagi. Terima Kasih banyak Bunda :)

      Iya Benar bangat Bunda, sakit akan membuat kita bersyukur betapa nikmatnya sehat itu.

      Semoga saja Rama cepat sehat kembali, makasih semangatnya buat Rama Bunda :)

      Hapus