Hei Kamu!


Hei kamu, iya kamu.
Kamu yang akhirnya aku pilih diantara ribuan kali berpikir
dan jutaan kali ragu yang sempat menamparku.


Hei kamu, iya kamu.
Kamu yang akhirnya aku menangkan diantara ribuan tanya
dan jutaan kali bimbang yang mencambukku.

Hai kamu, iya kamu.
Kamu yang akhirnya aku unggulkan diantara ribuan kali merenung
dan jutaan kali galau yang mencabikku.

Aku hanya ingin bertanya,
Mengapa kau justru ingkar setelah kupertaruhkan seluruh cintaku?
Apakah aku begitu hina hingga tak layak mendapat kesungguhanmu?
Dan mengapa baru sekarang kau putuskan pergi, disaat hatiku sudah terlanjur sayang padamu?


Tertanda,
Hati yang bukan lagi patah,
Tapi berkeping-keping hancur.

2 komentar:

  1. Hei Kamu! Puisinya selalu keren :D
    Happy New Year Wan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Teh Ani :)

      Happy New Year juga ya Teh :)

      Hapus