Akankah Kau Kembali?

Pagi ini rindu membuncah seperti candu,
Menelanjangi warasku dengan senyummu,
Menabuh gelisah pada detak jantungku,
Mengayunkan tanya yang bertubi-tubi,
Tapi hanya menguap tak ada jawabnya,
Tersaji hanya bisu, yang merisau dalam sesal.

Inilah rupa rindu di hatiku,
Sedekil gedung tua yang tak terjemah,
Dikepung debu-debu jalanan,
Dibalut jaring laba-laba hitam,
Berdinding kerepos dan lebam dibakar matahari.

Tanpa sapa dan tegurmu serupa lalu,
Aku ringkih dalam sunyi,
Dikekang lara yang enggan enyah,
Adakah engkau akan kembali?
Melenyapkan segala gelisah menjadi tiada?

Note:
Pic by HeroPham (Pixbay)

8 comments:

  1. Replies
    1. Cieee yang lagi ngebayangin si dia bhahahah

      Delete
  2. Replies
    1. Selalu hadir disaat sepi ya Maaak bhahahah

      Delete
  3. "Jaring laba2 hitam" ini kayak frase dalam puisi yang dibacain dian sastro. Ahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya laba-labanya Disas sama Laba-labaku kembaran Kang Uwan :P

      Delete
  4. Baca puisi ini, diiringi gitar wihhhh mantabbb :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Teh, nanti saya belajar main gitar dulu supaya seru hehehe

      Delete