Saturday, March 14, 2026

Masih Terjerat Rindu





Aku terlelap,

dalam pelukan sunyi yang tak benar-benar sepi..,

sebab di sana,

kau masih bernafas sebagai kenangan.


Kita menjelma bayang-bayang

yang enggan luruh dari ingatan,

menyelinap di sela mimpi,

mengguratkan rindu yang tak sempat usai.



Waktu boleh saja berjalan menjauh,

namun jejakmu tetap tinggal,

seperti gema yang menolak hilang

di ruang hati yang rapuh.



Dan aku..,

tetap terlelap,

mendekapmu dalam mimpi

yang tak pernah benar-benar pergi.

No comments:

Post a Comment