Minggu, 20 September 2015

Oasis: Hidupkan warisan kuliner nusantara



Mengulik tentang kuliner rasanya tak akan pernah habis untuk dibahas, selalu menarik untuk diceritakan dan dibagikan dengan sesama, karena kuliner selalu mampu menyugugkan keunikan dengan citarasaranya yang mampu memikat hati.

Seperti kali ini saya akan kembali menuliskan tentang kenangan saya saat berkunjung ke sebuah restaurant yang terletak di Jl. Raden Saleh Raya No. 47 Cikini Jakarta.


Oasis Heritage Restaurant ini termasuk salah satu restaurant yang ikut juga dalam ajang Dilmah Real High Tea Challenge Cafes & Restaurants Indonesia 2015 yang sudah berlangsung beberapa waktu yang lalu.


Oasis ini jika dilihat dari luar tanpak biasa-biasa saja, namun ketika melangkah masuk, nuansa seperti memasuki sebuah Keraton Karajaan Jawa sangat kental memenuhi ruangan disini, Saya sampai terpaku beberapa waktu saat masuk disini, rasanya tak percaya, begitu indah…

Lihat dong, ini baru di pintu masuknya, ada red carpetnya juga :)

Suasana bagian dalam dari Oasis
Bersantap sembari menikmati taman
Nuansa interiornya begitu unik dengan desain yang sangat Indonesia bangat, dan rasanya untuk menjamu teman atau keluarga yang dari luar negeri cocok bangat dibawa kesini, jadi bisa menikmati kulinernya yang enak sekaligus bisa mengenalkan Indonesia pada tamu. 

Jika dilihat interior Oasis ini memang benar seperti yang diceritakan oleh Pak James bahwa mayoritas pengunjung restaurant ini adalah pengusaha atau pebisnis dan pejabat, mereka biasanya kesini untuk menjamu rekan bisnis atau juga makan bersama keluarga. 

Menu Kreasi ala Oasis dalam ajang Dilmah RHTC
Dan berbicara menu yang dipentaskan oleh Oasis dalam ajang Dilmah Real High Tea Challenge Cafes & Restaurants Indonesia 2015 ini ada tiga menu istimewa yang dimenjadi andalan Oasis sebagai berikut:
Betutu-style Bali Duck Breast Smoked with Oolong Lapsang Souchong Tea
Bitter balen with Tea Cheese Melt
Beef Rendang Roll with Red Rice & Tea Caviar

Menu-menu diatas dimasukan dalam kategori Savory Canapé yang artinya gurih, dan benar saja, ketiga makanan tersebut memberikan rasa gurih yang luar biasa enaknya, olahan daging bebek yang dimasak ala bumbu khas betutu Bali, begitu juga dengan Bitter Balennya yang diracik dengan sangat ciamik dan Rending Rollnya juga enak bangat. Benar-benar bikin nagih dang a cukup rasanya satu porsi, ini lapar apa doyan? hahahah

Klappertaart infused with Italian Almond Tea
Poffertjes Baby Pancakes
Ongol-Ongol Echanced with Elegant  Earl Grey Tea

Kalo menu yang ini rasanya masuk dalam kategori Sweet Canape yang artinya manis, jadi Ongol-ongol, Klappertaart dan juga Pancakesnya itu rasanya enak bangat, sangat cocok diminum dengan teh hangat terutama sore-sore sambil santai. Dan Rasanya jangan lagi ditanya, sudah pasti enak bangat, kalo nggak percaya bisa deh datang dan buktikan sndiri di Oasis :D

 Peanut Peppermint Tea Cracker

Kalo menu yang ini sudah pada tahulah ya, ini rempeyek kacang, namun ada irisan daun teh dengan varian Peppermint tea yang membuat citarasanya makin istimewa dan beda dari rempeyek pada umumnya. 

Jadi jika dilihat dari menu-menunya, benar-benar Oasis ini kental dengan masakan nusantara, karena Oasis ingin melestarikan warisan kuliner budaya bangsa supaya tetap bergeliat meski ditengah munculnya beragam menu-menu dari negara lainnya, setidaknya kuliner Indonesia tidak tergilas oleh jaman.

Kalo saya sih, pengen lagi ke Oasis suatu saat nanti untuk menikmati Romantic Dinner sama seseorang yang special, karena saya suka bangat dengan interiornya yang nuansanya Indonesia bangat, makanannya juga enak pastinya.

Note:
IG: @oasis.heritage

16 komentar:

  1. tampak dari suasana resto yg nyaman tentunya nyaman pula makan di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Tira sangat nyaman bangat susana di Oasis ini :)

      Hapus
  2. Pak James tuh ramah bangeeett yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya setuju sama Mba Maya, Pak James itu ramah bangat :)

      Hapus
  3. Peanut Peppermint Tea Cracker, itu peyek ya... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha, iya ternyata peyek, tapi namanya kekinian bangat ya... hahahaha

      Hapus
  4. berapa tuh harga Peanut Peppermint Tea Crackernya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya lupa harganya berapa, secara disuguhkan gratis... hahahaha

      Hapus
  5. Pintu masuknya bernuansa Jawa sekali ya, unik. Makanannya enak2 tampaknya, eh ada ongol-ongolnya juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Lianny, saya sampai terpaku sesaat dipintu masuknya, unik bangat... Iya makanannya juga enak-enak bangat... Mantpas deh Oasis ini :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. Iya dipintu masuk ada red carpet nya... jadi semakin keren ya :)

      Hapus
  7. wah... jadi ikutan lapar... :) ini oasis yang di sekitaran cikini raya kan ya.. depan RS Cikini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya menu-menunya bikin ngiler Mas... heheheh

      Iya Benar Mas Kornelius ada di depan RS Cikini...

      Hapus