Gambar by Myshoun (Pixabay)

Beberapa waktu lalu, saya sempat merasakan kondisi yang membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman. Awalnya saya mengira hanya flu biasa karena hidung terasa tersumbat, terutama di salah satu sisi. Namun, setelah beberapa hari, muncul rasa penuh di area pipi dan sekitar mata, terutama saat bangun tidur. Kepala juga terasa sedikit berat, dan napas melalui hidung menjadi kurang lega.

Meski gejalanya tidak terlalu parah, saya mulai mencari tahu penyebabnya. Dari berbagai informasi yang saya baca, gejala yang saya alami cukup mirip dengan sinusitis ringan. Saat itu saya memutuskan untuk tidak panik dan mulai melakukan beberapa perubahan sederhana dalam kebiasaan sehari-hari.
Gambar by Franz (Pixabay)


Riuh rindu memaki anganku, 
yang mendamba hadirmu, 
seolah waktu belum rela 
menutup pintu yang pernah kita buka bersama.



Setiap kali menghadiri shalat Jumat, ada satu pemandangan yang membuat saya merasa prihatin. Di saat khatib sudah berdiri di mimbar dan mulai menyampaikan khutbah, ternyata masih ada saja jamaah yang sibuk dengan telepon genggamnya. Ada yang membuka WhatsApp, scroll media sosial, dan lain sebagainya.


Entah pada musim yang keberapa,
takdir menuliskan namamu
di sela-sela sunyi yang selama ini
kupanggil rumah.

Tatapanmu adalah jyoti,
cahaya yang tak sekadar menerangi,
melainkan menghidupkan
bagian-bagian jiwaku
yang lama tertidur.



Saya dulu termasuk orang yang berpikir, “Kalau gigi tidak sakit, berarti tidak ada masalah.” Menyikat gigi dua kali sehari rasanya sudah cukup. Senyum masih terlihat baik-baik saja, jadi untuk apa repot-repot ke dokter gigi hanya untuk scaling?



Dan itulah kenyataanya,

kisah kita kandas di ujung musim semi yang suram,

aku hanya mampu terisak memeluk harap

yang tak merestui inginku,

menjadikanmu akhir pencarianku.



Awalnya saya mengira itu hanya rasa tidak nyaman biasa. Sedikit ngilu di bagian belakang gigi, mungkin karena terlalu banyak minum es atau kurang minum air putih. Namun keesokan paginya, saat bercermin, saya terdiam. Gusi saya tampak membengkak dan kemerahan. Ketika lidah menyentuhnya, terasa nyeri. Sejak saat itu, hari-hari terasa berbeda.