Memiliki tubuh yang selalu sehat dan bugar menjadi harapan semua orang, termasuk saya. Sebab dengan tubuh yang sehat, maka kita pun bisa melakukan segala hal dengan mudah dan juga bebes beraktivitas dengan leluasa tanpa ada hambatan.

Namun lain halnya ketika kita sakit, maka semua aktivitas menjadi terbatas, bahkan gerak pun menjadi terbatas, terkadang hanya bisa berbaring pada tempat tidur saja. Begitu pun rasa makan menjadi tidak lagi enak, tidur juga tak lagi terasa nyenyak, dan semua hal menjadi terasa begitu kurang nikmat.


Zaman terus berkembang, hal ini kian terlihat sangat nyata di era sekarang yang semua serba digital, semua bisa dikontrol dengan mudah melalui kecanggihan teknologi, sehingga semua terasa semakin mudah dan jauh lebih praktis di zaman sekarang ini.

Jika sesaat kita menengok ke belakang. Dulu jika kita ingin menghubungi keluarga atau teman, maka kita biasanya mengirim SMS. Lalu seiring waktu, kita beralih mengirim pesan dengan menggunakan aplikasi BBM, dan kini kita pun ramai-ramai beralih menggunakan aplikasi Whatsapp untuk mengirim pesan baik berupa teks, suara, foto hingga video dengan mudah dan cepat.


Sebuah hubungan yang sudah lama dijalin, tentu saja kita semua berharap akan berakhir di pelaminan. Namun sayangnya, tak semua pasangan memiliki keberanian untuk menginkat janji yang lebih serius sehingga ke tahap ijab kabul.

“Nikah Yuk!” kalimat ajakan itu seharusnya yang terlontar jika memang kita ingin benar-benar serius menjalin cinta dengan seseorang. Namun ajakan menikah juga tak selamanya karena alasan cinta, banyak juga yang menikah karena keterpaksaan, entah karena sudah didesak oleh orang tua, dikejar oleh umur, bahkan ditekan oleh lingkungan sekitar.
 

Kita semua tahu, bahwa negara kita tercinta ini adalah negara agraris, mempunyai potensi besar dalam sektor pertanian. Dan tak bisa dipungkiri, bahwa sektor pertanian ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kita, terutama dalam menjaga ketahanan pangan.

Selain itu, sektor pertanian juga menjadi penyedia lapangan kerja bagi masyarakat banyak, karena  mayoritas masyarakat kita bergulat dalam bidang pertanian sebagai mata pencahariannya mereka sehari-hari, sehingga hal ini bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

Selain pantai dan dunia bawah lautnya yang indah, Papua juga menyimpan kekayaan lain yang sangat luar biasa, yaitu Hutan Mangrove yang begitu luas dan juga memiliki ragam yang sangat bervariasi di alam Papua Barat Khususnya.


Apa yang terbersit di pikiran kalian jika mendengar kata “Papua”?

Kalo saya pribadi, maka langsung teringat dengan keindahan Raja Ampat yang begitu luar biasa itu, gugusan bukit-bukit cantik yang terbentang di antara hamparan birunya laut itu terlihat sangat indah. Ya, meski saya belum pernah ke sana, namun pesonanya sudah sangat tersohor hingga ke seluruh penjuru dunia.

Santai di rumah ketika hari Minggu itu sungguh menyenangkan, entah hanya leyeh-leyeh di kamar sambil dengar musik kesukaan ataupun menonton film favorite. Hal ini kerap saya lakukan supaya liburan tetap terasa mengasyikan meskipun tidak pergi kemana-mana.

Bahkan terkadang, saya juga lebih senang menghabiskan hari libur dengan berkubang bersama novel-novel kesayangan saya, membuka lembar demi lembar kisah yang ada ditemani segelas cappucino hangat yang memang selalu saya buat untuk menemani saya melewati kisah yang tersaji menjadi begitu mengasyikan.