Setiap kali menghadiri shalat Jumat, ada satu pemandangan yang membuat saya merasa prihatin. Di saat khatib sudah berdiri di mimbar dan mulai menyampaikan khutbah, ternyata masih ada saja jamaah yang sibuk dengan telepon genggamnya. Ada yang membuka WhatsApp, scroll media sosial, dan lain sebagainya.


Entah pada musim yang keberapa,
takdir menuliskan namamu
di sela-sela sunyi yang selama ini
kupanggil rumah.

Tatapanmu adalah jyoti,
cahaya yang tak sekadar menerangi,
melainkan menghidupkan
bagian-bagian jiwaku
yang lama tertidur.



Saya dulu termasuk orang yang berpikir, “Kalau gigi tidak sakit, berarti tidak ada masalah.” Menyikat gigi dua kali sehari rasanya sudah cukup. Senyum masih terlihat baik-baik saja, jadi untuk apa repot-repot ke dokter gigi hanya untuk scaling?



Dan itulah kenyataanya,

kisah kita kandas di ujung musim semi yang suram,

aku hanya mampu terisak memeluk harap

yang tak merestui inginku,

menjadikanmu akhir pencarianku.



Awalnya saya mengira itu hanya rasa tidak nyaman biasa. Sedikit ngilu di bagian belakang gigi, mungkin karena terlalu banyak minum es atau kurang minum air putih. Namun keesokan paginya, saat bercermin, saya terdiam. Gusi saya tampak membengkak dan kemerahan. Ketika lidah menyentuhnya, terasa nyeri. Sejak saat itu, hari-hari terasa berbeda.




Aku seketika seperti angin yang ragu berhembus,

menyimpan bisik di balik dada yang kelu,

sementara waktu berjalan tanpa menoleh,

membiarkan rasa ini tumbuh,

menanggung rindu yang kerap kambuh.
Hoz Pasta Kebagusan

Ada satu fase di mana saya benar-benar merasa penat dengan rutinitas pekerjaan yang seolah tidak ada jedanya. Hari-hari terasa monoton, penuh deadline, dan kadang membuat saya lupa bagaimana rasanya menikmati waktu santai. Di momen seperti itu, yang saya butuhkan sebenarnya sederhana: kumpul bareng teman-teman.

Me time versi saya bukan selalu sendiri, tapi justru berbagi tawa dengan orang-orang terdekat. Dari situlah muncul ide spontan untuk mencari kafe pasta dan pizza Jakarta yang nyaman, enak, dan tentunya tidak bikin kantong bolong.