Pagi itu aku sungguh bahagia, sangat bahagia. Aku benar-benar tidak menyangka, bila dia yang selama ini aku rindukan ada di depan mataku.
Berkali-kali aku menepuk pipiku "apakah ini mimpi Tuhan?" gumamku pelan sembari melangkah ragu menuju tempat tidurnya.