Izinkan Aku Terlelap Dengan Tenang



Pada akhirnya,
aku hanya ingin terlelap dengan tenang
merebahkan resah di atas seprei
yang baru kugelar.

Malam biarlah menjadi ibu
yang memeluk tanpa tanya,
menghapus jejak-jejak pedih
yang pernah kau titipkan di dadaku.

Tak ingin lagi kuingat luka yang kau beri,
biar ia larut bersama gelap,
jatuh perlahan seperti daun-daun
yang lelah berpegangan pada rantingnya.

Di sela desir napas yang kian teratur,
kuizinkan hatiku menjadi halaman kosong,
tempat mimpi-mimpi tumbuh tanpa bayangmu,
tanpa nyeri yang dulu kaubisikkan diam-diam.

No comments:

Post a Comment