Setelah sibuk bekerja dan berkutat dengan segala aktivitas di kantor, saya biasanya memilih untuk pergi jalan-jalan. Bagi saya piknik ke suatu tempat untuk sesaat adalah cara terbaik memberikan hak pada tubuh saya untuk menikmati hidup, dimana dengan begitu maka jiwa ataupun raga saya biasanya akan terasa jauh lebih bugar dan fresh lagi.


Di suatu senja yang ranum,
Rindu mendesah bersama deru ombak,
Mengetuk pilar malam bersama doa paling tabah,
Berharap rindu segera menemukan pelabuhannya,
Agar tak terombang ambing di lautan ragu.


Di bawah langit cinta
Rindu terus memanggil namamu lewat angin
Di antara daun-daun yang berbisik

Seseorang pernah bilang, jika kamu mendengarkan kata-kata yang baik, maka catatlah, pelajarilah dan terapkan dalam hidupmu, karena sejatinya pelajaran bisa datang dari siapa saja dan kapan saja, tapi tidak semua orang bisa mendapatkan pelajaran semacam itu, keculi orang-orang yang bisa mencernanya dengan sangat bijak.

Kali ini saya akan bercerita tentang salah satu kuliner di Bima NTB yang menurut saya sangat enak. kuliner yang selalu bikin saya kangen kampung, kuliner yang hanya hadir pada momen tertentu saja. kuliner yang tidak bisa dijumpai di semparang tempat.

Salah satu cemilan yang sering dibuat di rumah jika saya pulang adalah Selai Pisang Basah. Saya sangat menyenangi cemilan ini untuk disantap di waktu senggang sambil bersantai nonton TV,  baca buku atau pun mendengarkan musik.

"KAPAN NIKAH?"
"KENAPA BELUM NIKAH?"
"KAPAN UNDANGAN DISEBAR?"