Kamis, 17 April 2014

Kehilangan

Aku rindu...
aku mengenang mu dalam diam...
dan ku telan dalam kedukaan yang tak terkata, biarkan saja air mata yang berbahasa, aku tak lagi mampu berdusta, aku begitu kehilangan...

Ruang yang ku jumpai menjadi hening serupa sunyi, tak ada gempita tawa mu merebak disana, diruang yang pernah kau naungi, direlung terdalam yang ku sebut hati.

Aku mencintai mu,
aku menyayangi mu,
dan aku kini teramat merindukan mu,

Jangan lagi ditanya apa sebab aku mencintai mu, aku hanya punya satu alasan, ya berada disamping mu adalah kebahagiaan yang kurasa, kebahagiaan yang ganjil dan selalu kau genapi dengan hadir mu yang utuh...

tapi itu dulu...

aku kini dirundung duka, kehilangan mu laksana separuh hatiku dicuri, seluruh gairah hidupku serasa tercabut paksa...

aku runtuh...
aku remuk...
aku rapuh...

semua orang bilang aku gila, lantaran tak mampu bangkit meski kau telah dua tahun meninggalkan ku, terserah mereka mau bilang aku apa, aku tak akan peduli, mereka tak tahu sakitnya kehilangan, mereka tak mengerti arti mencintai...

Maaf sayang, aku tak mau terlihat cengeng, tapi entahlah, keharuan ini merebak, melarutkan aku dengan air mata, kala ku ingat hari ini hari ulang tahun mu...

selamat tidur dikeabadian mu, selamat beristrahat panjang kekasih ku... dari sini ku bungkiskan doa, semoga kau tenang dialam sana... Aamin...

-Yang Masih Mencintaimu-

0 komentar:

Poskan Komentar