Uta Ro'o Sambi


Kali ini saya akan bercerita tentang salah satu kuliner di Bima NTB yang menurut saya sangat enak. kuliner yang selalu bikin saya kangen kampung, kuliner yang hanya hadir pada momen tertentu saja. kuliner yang tidak bisa dijumpai di semparang tempat.

Namanya Uta Ro'o Sambi. Kuliner yang satu ini tidak mudah ditemui di Bima, karena pada dasarnya kuliner ini tidak dijua-belikan, dan sejauh ini setahu saya masih belum ada restaurant di Bima yang membuat menu ini untuk diperjual-belikan secara umum, 

Uta Roo Sambi ini merupakan salah satu menu khas Bima yang biasanya hanya ditemui saat ada hajatan, seperti pernikahan dan doa selamatan, atau juga untuk jamuan tamu special saja, sehingga untuk bisa mencicipinya hanya pada momen-momen tertentu itu saja.

Kehadirannya yang lumayan langka, hanya ada pada momen tertentu ini, konon karena untuk membuatnya tidaklah gampang, bahan-bahan dan cara masaknya juga sangat beda dari masak sayur pada umumnya.

Uta Roo Sambi ini terbuat dari ro'o sambi (entahlah bahasa Indonesianya daun apa) sebagai salah satu bahan dasarnya. Dimana Ro'o atau daun sambi harus diambil di gunung karena tidak tumbuh sembarang di halaman rumah orang, bahkan ketika pemilihan ro'o sambi ini tidak boleh sembarangan, harus ambil yang berduan muda yang masih mengeluarkan warna merah dan hijau muda saja. (sayangnya lupa saya foto daunnya).

Selain Ro'o atau Daun Sambi ini, maka bahan lainnya adalah daging, dan di Bima biasanya menggunakan daging kerbau, sapi dan  kambing. Namun hewan mana yang akan digunakan biasanya disesuaikan dengan kemampuan yang punya hajat atau besar kecilnya hajatan yang diadakan. 

Lalu selain itu, bahan lainnya harus ada santan kelapa, asam, garam dan bumbu-bumbu dapur lainnya. lalu dimasak dalam kuali yang sangat besar dengan menggunakan kayu bakar bertungku tanah. Dan untuk menunggunya matang dibutuhkan tenaga yang kuat untuk mengaduk dan bersabar menahan panasnya api selama kurang lebih dua jam-an.
Kuliner yang selalu bikin kangen pulang - Doc. Pribadi
Uta Ro'o sambi ini citarasanya bisa beda-beda di setiap kampung, tergantung siapa yang masaknya. Jadi bisa dibilang untung-untungan juga sih apakah kita akan berjodoh dengan uta ro'o sambi yang enak atau tidak di hajatan orang yang kita datangi.

Cara menikmati menu yang satu ini sangat simple, bisa langsung dinikmati hanya disantap dengan nasi putih saja, tidak ada menu tambahan lain pun tidak masalah. Tapi bagi yang suka pedas, bisa menambhakan sambel cabe sendiri.

Perpaduan aneka bahan dengan ro'o sambi dan daging yang dimasak sedemkian lama, biasanya akan bikin seluruh bahan tercampur rata dan dagingnya benar-benar empuk. Rasa kuahnya gurih dan nikmat bangat, karena rasanya benar-benar bikin nagih. Love it! *saya biasanya nambah karena tidak cukup semangkok hahahah

Gimana, penasaran dan pengen coba Uta Ro'o Sambi nggak teman-teman? 
Semoga teman-teman yang penasaran ingin mencicipi menu Uta Ro'o Sambi ini suatu saat bisa menikmati langsungnya di Bima ya. Aamiin :)

3 komentar:

  1. Coba dong difoto tanamanya biar aku bantu cari tahuuu....

    Btw.. Hmm itu keknya enak.. Kang imawan g bs bikinnya ya? Hmmm
    #sudahkuduga
    (dijawan sendiri) ajahahah



    Haha jadi inget.. Kek pecel, soto, dll.. Tergantung siapa yg bikin.. Rasanya pasti beda....

    BalasHapus
  2. pengen banget ngerasain. Sayangnya jauh ya harus ke Bima :)

    BalasHapus
  3. Ehmnn ... maskan dari NTB terlihat lezat sekali ya...

    BalasHapus