"Kumohon, Sedikit saja kau mengerti aku" Ucap Luna
setengah terisak dan meninggalkan Rama yang tergugu diam.
Sunyi memainkan alunan sepi yang teramat senyap. Tak ada
riuh kecuali deru daun jatuh yang merangkas dari tangkainya.
Angin mengibaskan gelisah yang teramat gersang. Lorong rumah
sakit terlihat lengang, Rama melangkah gontai menuju kamar rawat inapnya dengan
memapah tongkat dikedua tanganya.
"Inikah cinta? Ketika aku terjatuh, semua sibuk mencari
alasan untuk meninggalkan aku" remuk hati Rama menyadari kini dia
benar-benar sendiri.
Dihempaskan tubuhnya diatas pembaringan, matanya menerawang
jauh, menelusuri setiap kenangan yang pernah lewat, dan disana dia menyadari
ada keputusannya yang salah, benar-benar keliru.
#CerMinBer (Cerita Mini Bersambung)