Pada hari minggu yang lalu, tepatnya tanggal 24 Januari 2016 kemarin, saya sempat mengikuti acara Karnaval Gizi yang dalam rangka Hari Gizi Nasional 2016 yang diselenggarakan oleh Pergizi Pangan Indonesia bersama PT. Sarihusada dan bertempat di Taman Menteng Jl. HOS. Cokroaminoto Jakarta Pusat.

Acara Karnaval Gizi ini pada dasarnya bertujuan untuk mengajak masyarakat supaya melek gizi, karena tak bisa dipungkiri masih banyak masyarakat yang belum sadar dan terlalu peduli akan pentingnya gizi seimbang dalam membentuk tumbuh kembang seorang anak.

Untuk itu, melalui berbagai kegiatan diacara ini, masyarakat bisa mendapatkan edukasi secara nyata tentang bagaimana untuk menerapkan hidup yang baik dengan gizi seimbang. Dan dalam acara ini begitu banyak aneka kegiatan yang bisa dinikmati oleh masyarakat, dan saya pribadi mengunjungi sebuah stand yang memberikan layanan konsultasi gizi secara gratis. 
Konsultasi Gizi Gratis
Rindu adalah sebuah rasa yang mampu menggetarkan jiwa, membius hati dengan pesonanya yang kadang tak dimengerti oleh akal, namun mampu membuahi angan untuk mendamba jumpa, meski sekedar untuk menatap, mendengar, menyentuh atau meraihnya sesaat dalam nyata.

Rindu punya ceritanya sendiri, menempati ruang khusus yang sangat istimewa, dan meninggalkan jejak yang selalu meminta dijenguk kembali.



Jakarta, 14 Januari 2016 kemarin saya menghadiri acara launching gerai Royal Enfield yang baru pertama kali hadir di Indonesia. Gerai yang berdiri diatas lahan seluas 1.800 kaki persegi ini terletak di jalan Pejaten Barat No. 5 ini tampak sudah sangat ramai ketika saya sampai.

Setelah melakukan registrasi, saya pun melangkah masuk dalam gerai ini, Gerai ini tampak didesign sedemikian rupa sehingga tampak begitu apik, sepertinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelian tetapi bisa juga dimanfaatkan sebagai tempat meeting point bagi para penggemar motor untuk mengobrol seputar dunia motor. 



Dinda...
Kutak sanggup melihatmu terpasung jeruji duka,
Bangunlah sekali lagi,
Lawan semua peluh yang melumpuhkan ingatanmu.



Sejak mengenal blog pertama kali pada tahun 2009, jujur saya tahunya blog yang gratisan saja dan memang tak terbesit sedikitpun niatan saya untuk merubah blog gratisan saya menjadi blog berbayar atau top domain level, namun keyakinan itu runtuh ketika sampai akhirnya saya mengikuti sebuah kelas Blogger Fun Blogging yang membuka wawasan saya dengan banyak ilmu yang dibagikan oleh para Cikgu (Mba Haya, Teh Ani & Mba Shinta).

Ngeblog Asyik dibawah naungan Qwords.com
Dari kelas Fun Blogging ini saya belajar banyak hal, antara lain tentang betapa pentingnya mengolah blog supaya menjadi lebih baik dari teknik penulisan yang sesuai tata bahasa yang benar, sisi konten yang kreatif hingga tampilan blog yang menyenangkan. Dimana semua faktor itu perlu diperhatikan supaya hobi ngeblog kita tidak sekedar hobi semata, namun diharapkan dari hobi ngeblog kita pun bisa mendapatkan sesuatu yang bernilai lebih.


Meski hujan mengguyur sangat lebat pada hari sabtu (05-Des-2015) itu, namun tak menghalangi langkah kami semua untuk hadir dan berkumpul diacara Bunda Icha yang bertajuk Puisi Itu Candu yang bertempat di Perpustakaan umum Kotamadya Jakarta – Selatan yang terletak di Jl. Gandaria Tengah V no. 3 Kebayoran Baru. 
 
Bunda Icha mengundang dan mengumpukan para keluarga dan sahabatnya dalam rangka launching buku terbarunya sekaligus menggelar acara makan-makan bersama. Meski acaranya agak molor lantaran hujan yag tak kunjung henti hingga ba'da Dzuhur, namun suka cita tak surut menyerta disepanjang acara ini. benar-benar menyenangkan. 

Sebuah buku berjudul Sketsa sebuah senyuman akhirnya lahir. Buku yang merupakan buku kumpulan puisi karya Bunda Elisa Koraag (Bunda Icha) ini memuat sekitar 50 judul puisi yang sekaligus sebagai penanda jejak langkah Bunda Icha selama ini hingga kini usianya genap setengah abad.

Aku sudah berlari sejauh ini,
Tapi tak seindah yang kumau,
Hanya meraba-raba dalam bimbang,
Apa yang kucari?