Aku pernah merasakan sakitnya dikhianati,
diacuhkan oleh cinta yang kupuja,
dilupakan oleh orang yang tak bisa kulupakan.
Dibuang oleh kekasih yang begitu kusayang.


Aku pernah merasakan hancurnya hatiku berkeping-keping,
merasakan hidup tak lagi memberiku tempat,
dunia gelap segelap-gelapnya,
aku hilang arah,
aku remuk,
dadaku sesak,
dan aku menyerah,
tepatnya aku enggan untuk menghirup udara lagi.


Sekarang hampir semua orang tak bisa jauh dari smartphonenya, bahkan bangun tidur yang pertama kali dicari adalah smartphonenya, dan kemana-mana pun smartphone tidak bisa ketinggalan, bahkan ada yang berprinsip mendingan ketinggalan pacar daripada ketinggal smartphone. *Upsss, segitunya ya. hahahaha

Tapi emang sih, keberadaan smartphone memang begitu membantu kita, dan kemajuan teknologi seperti ini membuat hidup kita terasa semakin mudah, mau apa saja semakin praktis, semua bisa dengan mudah kita lakukan tanpa harus pergi jauh-jauh, jika malas pergi belanja bisa minta tolong belanjain, jika malas nyuci tinggal panggil orang untuk cuciin, jika malas bersih-bersih rumah bisa menita tolong orang juga untuk melakukannya, dan masih banyak lagi sederetan aktifitas yang sekarang semakin mudah dan membuat kita terbantu dengan hadirnya teknologi dalam smartphone kita, termasuk dalam hal memberikan kenyamanan berasuransi yang bisa digapai dengan mudah hanya dalam genggaman saja.


Doc. Geralt (Pixabay.com)

“Kesehatan selalu tampak berharga setelah kita kehilangannya.”
~ Jonathan Swift ~

Banyak orang, termasuk saya pribadi, kerap tidak menyadari betapa pentingnya arti dari kesehatan. Dan kita baru sadar akan hal ini ketika kita sudah kehilangannya. Ya, ketika kita mulai merasakan sakit, kita baru sadar betapa nikmatnya kesehatan.

Untuk itu, sudah selayaknya kita selalu menjaga kesehatan sebelum datangnya sakit, karena jika sudah sakit, maka semuanya menjadi terasa tidak nikmat lagi, makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, hidup terasa membosankan, dan materi pun akan semakin berkurang untuk berobat.


Kita semua tahu, bahwa salah satu penyebab meningkatnya angka pengangguran itu karena minimnya ilmu pengetahuan dan rendahnya keterampilan. Hal ini bukan hanya akan menimbulkan masalah di sektor ekonomi saja, tetapi juga akan berdamapak pada masalah sosial dan pembangunan ekonomi nasional.

Dilihat dari sisi ekonomi, tingginya angka penggauran akan menyebabkan turunnya daya beli masyarakat, sehingga hal ini mengakibatkan para pengusaha dan investor tidak bergairah melakukan perluasan dan pendirian industri baru sehingga aktivitas perekonomian menjadi turun.


Apa sih yang akan teman-teman lakukan jika punya uang 100 juta? Apakah akan dipake buat jalan-jalan? dipake untuk pendidikan?, modal nikah?, modal usaha?, pergi umroh? mau ditabung saja? atau buat apa? setiap orang pasti sudah memiliki wacana tersendiri ya jika memiliki uang sebanyak itu, 
 
Tapi untuk mendapatkan uang 100 juta pasti butuh waktu bertahun-tahun untuk bekerja keras dan menabung, atau bahkan ada yang bilang seumur hidup menabung juga 100 juta belum tentu terkumpul. Iya sih, sebab uang dengan nominal tersebut bukanlah jumlah sedikit, dan saya pribadi pun tidak tahu kapan bisa mengumpulkan uang agar bisa sebanyak itu.


Apakah teman-teman pernah mengirimkan barang melalui jasa pengiriman? Hampir semua orang sepertinya pernah ya mengirimkan barang melalui jasa pengiriman barang. Dan mungkin bagi yang punya usaha jual beli online maka kegiatan mengirimkan barang sudah pasti menjadi rutinitas sehari-hari ya. Dan sudah pasti jasa pengiriman yang dipilih pasti yang sudah terkenal dan memang mempunyai kredibitas tinggi dalam kinerjanya. Iya itu penting, karena itu akan berdampak juga pada kepercayaan pelanggan yang berbelanja di toko online yang kita miliki.



Tidak ada manusia yang bisa mengetahui apa yang akan terjadi besok. Jangankan besok, satu menit ke depan pun tak ada manusia yang bisa mengetahuinya. Hidup ini benar-benar misteri. Seperti mereka yang kemarin tertimpa musibah runtuhnya mezzanin di gedung Bursa Efek Indonesia. Awalnya mereka semuanya baik-baik saja, sehat dan sedang beraktifitas, namun dalam hitungan detik semua mengubah segalanya, dan puluhan orang harus segera dilarikan ke rumah sakit karena keadaan mereka yang cedera ringan maupun serius.