Hidup ini begitu penuh misteri.
Tak ada yang bisa meramal dengan tepat apa yang akan menimpa hidup seseorang,
bahkan dalam hitungan sedetik ke depan, kita tak bisa tahu dengan jelas apa
yang akan terjadi. Meski kita sudah memplaning segala sesuatunya, namun
terkadang yang terjadi justru sesuatu yang lain.
Saya jadi ingat satu kejadian
yang menimpa seorang teman. Pagi itu dia masih terlihat sehat-sehat saja, namun
tak berselang lama, saya mendapat kabar bahwa dia mendadak pingsan di ruang
kerjanya dan dilarikan ke rumah sakit.
Menghafalkan kelima sila Pancasila
tentu sudah ada di luar kepala kita semua, sebab sejak kita kecil, menghafal
Pancasila sudah diharuskan dan menjadi bagian dari mata pelajaran di sekolah.
Namun, bagaimana menerapkan sila-sila Pancasila dalam keseharian kita tidak
semua orang bisa melakukannya dengan baik.
Padahal kita semua tahu, bahwa
Pancasila merupakan dasar dari negara kita Indonesia tercinta ini. Di dalamnya
terdapat lima sila yang menjadi satu rangkaian pondasi bagi bangsa ini, sebab kelima
sila Pancasila ini tidak dapat dilaksanakan secara terpisah-pisah.
Aku yang tersesat di belantara rindu,
Menapaki riuh bayangmu yang tak pernah surut,
Dan kini kau menawanku dalam bimbang,
Terasingkan di keramaian yang ada,
Namun tak apa,
Aku akan terus menyusurimu dalam diam,
Mengikuti labirin waktu yang berliku,
Dan aku rela tersesat,
Asalkan berakhir bahagia dengan mu.
Subscribe to:
Posts (Atom)





