Alat Operasi Katarak dan Sarana Pengambilan Darah Donor

Salah satu ketakutan yang kerap melanda manusia adalah kehilangan penglihatannya, termasuk saya. Dan tidak bisa saya bayangkan bila keindahan dunia yang selama ini bisa kita nikmati tiba-tiba diganti dengan pemandangan buram yang cenderung gelap, semua yang awalnya berwarna perlahan menjadi redup dan yang ada hanya hitam.

Ya, kebutaan adalah salah satu momok yang bisa menghantui siapa saja, apalagi semakin berumurnya seseorang, maka daya penglihatannya pun akan turut semakin berkurang, dan salah satu penyebab menurunnya daya penglihatan ini disebabkan oleh katarak.


Jika menengok ke masa kecil saat dulu di kampung, hidup rasanya begitu asyik dan membahagiakan, mau main apa saja bebas, karena dulu kami memiliki halaman rumah yang luas, sehingga saya mau lari-larian, main bola, main kelereng, main sepeda atau main apapun di halaman itu terasa sangat menyengkan. 

Bahkan waktu kecil saya sangat senang memanjat pohon jambu air yang ada di halaman rumah, duduk di dahannya sambil makan jambu yang sudah matang. Seru aja rasanya menikmati buah jambu dan semilir angin di atas pohon. Jujur saya kangen dengan masa-masa seperti itu, melakukan semua yang saya mau begitu bebas.


Pertama melihatnya saya langsung jatuh cinta, pesonanya begitu memikat saat pertemuan pertama itu, masih jelas diingatan saya bagaimana penampilan dia di hari itu, balutan putih polos yang membungkus tubuhnya membuat dia terlihat sangat elegant dan mewah.

Seketika semua mata tertuju padanya, sebab dia menawarkan aura keindahan yang mampu menyihir semua mata yang melihatnya. Dan sepertinya bukan hanya saya saja yang jatuh cinta padanya, semua yang melihat dia juga langsung terpikat kala itu.

Lowongan Pekerjaan Terbaru 2018

Angka penganggguran di Indonesia ini ternyata masih banyak, masih ada jutaan orang yang hidup menganggur, bahkan menurut data Badan Pusat Statistik Nasional bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia per Februari 2018 berjumlah 6,87 juta orang atau 5,13%. Angka ini turun sekitar 2% dibandingkan dengan Februari 2017 yang berjumlah 7,01 juta orang atau 5,33%.

Meskipun menurut data BPS tersebut jumlah pengangguran sudah semakin menurun, namun pada kenyataannya angka pengangguran ini masih tergolong banyak, dan hal ini tentu saja meresahkan kita semua jika jumlah pengangguran tetap banyak, karena pengangguran ini akan memicu munculnya bahaya yang semakin hari semakin meluas dan berdampak buruk bagi kehidupan individu, keluarga, dan juga masyarakat secara umum seperti menjadi semakin banyaknya jumlah masyarakat miskin dan meningkatnya angka kejahatan di masyarakat.

“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” begitulah pepatah yang mengajarkan betapa pentingnya sebuah kerjasama, sebab jika kita melakukannya secara bersama-sama maka sebesar apapun pekerjaan yang harus kita hadapi maka semuanya akan menjadi terasa ringan-ringan saja.

Untuk itu, tak sedikit perusahan-perushaan saat ini yang saling mengajak kerjasama untuk bisa saling mendukung satu sama lain, dan tentunya juga supaya bisa sama-sama mendulang keuntungan dari kerjasama yang mereka bina. Jadi bisa dibilangnya supaya bisa sukses bareng-bareng.


Kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat, siapapun bisa saja menjadi korbannya. Dan sering kali, kecelakaan lalu lintas menjadi peristiwa yang memilukan, bukan hanya menimbulkan korban luka-luka, namun tak jarang juga menimbulkan korban jiwa. Sungguh kejadian seperti ini saya yakin tidak ada satu orang pun yang menginginkannya.

Sebab bisa kita bayangkan, sudah tertimpa musibah sedemikian menyedihkan, namun korban pun diharuskan untuk mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk pengobatan, ataupun harus merelakan orang terkasih pergi untuk selama-lamanya.


Masih teringat dibenak saya, bahwa dulu saat masih duduk di bangku sekolah dasar puluhan tahun silam, saya selalu mendengungkan cita-cita saya adalah ingin menjadi dokter. Sedangkan teman-teman saya yang lain ada yang bercita-cita jadi presiden, guru, pilot dan lain sebagainya. 

Dan profesi-profesi seperti itu mungkin hampir sama yang juga dicita-citakan oleh seluruh anak di penjuru dunia. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi dengan dukungan internet saat ini, maka tak sedikit anak-anak zaman sekarang yang mempunyai cita-cita yang jauh berbeda dengan zaman dahulu, Misalnya menjadi seorang Youtuber.