Aku seketika seperti angin yang ragu berhembus,

menyimpan bisik di balik dada yang kelu,

sementara waktu berjalan tanpa menoleh,

membiarkan rasa ini tumbuh,

menanggung rindu yang kerap kambuh.
Hoz Pasta Kebagusan

Ada satu fase di mana saya benar-benar merasa penat dengan rutinitas pekerjaan yang seolah tidak ada jedanya. Hari-hari terasa monoton, penuh deadline, dan kadang membuat saya lupa bagaimana rasanya menikmati waktu santai. Di momen seperti itu, yang saya butuhkan sebenarnya sederhana: kumpul bareng teman-teman.

Me time versi saya bukan selalu sendiri, tapi justru berbagi tawa dengan orang-orang terdekat. Dari situlah muncul ide spontan untuk mencari kafe pasta dan pizza Jakarta yang nyaman, enak, dan tentunya tidak bikin kantong bolong.




Aku terlelap,

dalam pelukan sunyi yang tak benar-benar sepi..,

sebab di sana,

kau masih bernafas sebagai kenangan.


Di era digital seperti sekarang, Generasi Z dikenal kreatif, tech-savvy, dan punya banyak peluang penghasilan. Mulai dari freelance, content creator, affiliate, sampai side hustle online. Tapi ada satu masalah klasik yang sering muncul: uang cepat datang, cepat juga hilang.

Gaji baru masuk, beberapa hari kemudian saldo tinggal sisa kenangan.


Pada akhirnya,
aku hanya ingin terlelap dengan tenang
merebahkan resah di atas seprei
yang baru kugelar.

 


Di langit yang redup, bintang-bintang berjarak,
seperti kenangan tentangmu yang kian menjauh
dari jantung yang dulu memanggil namamu tanpa ragu.


Pertemanan yang sehat seharusnya membuat kita merasa didukung, dihargai, dan berkembang. Namun, tidak semua hubungan pertemanan membawa dampak positif. Ada beberapa tipe orang yang justru bisa menguras energi, merusak kepercayaan diri, bahkan menjauhkan kita dari versi terbaik diri sendiri.