Kunci Kebahagiaan adalah....


Apa sih yang kita cari dari hidup ini? Pertanyaan simple ini tentu akan menemukan beragam jawaban dari setiap orang. Sebab setiap orang tentu punya tujuannya masing-masing dalam hidupnya, namun pada intinya, menurut saya yang dicari dalam hidup ini adalah kebahagiaan.

Meskipun ukuran, bentuk, dan versi bahagia setiap orang tentu akan berbeda-beda, ada yang meyakini memiliki banyak uang adalah kebahagiaan, memiliki jabatan tinggi adalah kebahagiaan, memiliki kerumah mewah adalah kebahagiaan, dan masih banyak lagi jawaban lain yang menjadi takaran kebahagian dari masing-masing orang. 

Dan untuk mendapatkan kebahagian versinya tersebut, banyak dari kita yang rela melakukan dengan berbagai cara, tak peduli harus kerja bantingtulang, pergi pagi hingga pagi lagi, demi bisa cepat meraih apa yang menjadi kebahagiaan dari versi kita masing-masing tersebut. 

Tak ada yang salah dengan semua itu, sebab semua orang punya hak menetukan bahagianya masing-masing, namun yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah benar apa yang kita yakini selama ini sebagai bentuk bahagia adalah kebahagiaan? 

Sebab menurut saya, kebahagiaan yang sejati tidak bisa diukur dari banyaknya materi, harta, tahta atau apapun, kebahagiaan itu lahir dari hati, dan bisa timbul dari hal-hal yang sangat sederhana sekali pun, tentang bagaimana kita mensyukuri apa yang kita ada dalam hidup ini. 

Ya, kekuatan bersyukurlah yang menimbulkan kedamaian di hati, kekuatan bersyukurlah yang meringankan segala beban hidup, kekuatan bersyukurlah yang menguatkan dari segala duka, kekuatan bersukurlah yang akan menyemangati hidup, sehingga pada akhrinya bersyukurlah yang bisa menimbulkan kebahagiaan yang sesungguhnya. 

Namun, untuk menjadi pribadi yang selalu bisa bersyukur tentu tidak mudah, karena hal ini juga terbentuk dari bagaimana cara kita memandang sebuah permasalahan hidup. Apakah kita akan memaknainya sebagai sebuah hal yang layak disyukuri atau tidak. 

Sebagai contoh sederhananya saja, ada yang melihat hujan turun sebagai musibah, namun di sisi yang lain, ada yang melihat hujan sebagai keberkahan. 

Tentu yang melihat hujan sebagai musibah hatinya akan merasakan kerisauan dan tentu tidak akan bahagia. Namun orang yang menilai bahwa hujan adalah sebuah keberkahan, makan akan sangat bersyukur akan hal itu dan merasakan kebahagiaan. 

Jadi pada intinya, kebahagiaan itu hadir dari bagaimana kita memaknai apapun yang ada dalam hidup kita dengan cara bersyukur, maka jangan pernah berhenti untuk selalu bersyukur dan merasa cukup, agar kebahagiaan akan terus tercipta dalam hati kita. 

Dan ingatlah, Allah pernah berjanji dalam sebuah ayatNya yang artinya kurang lebih seperti ini: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka seseungguhnya azab-ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7) 

Jadi, mari kita selalu memaknai hidup ini dengan banyak bersyukur, semoga kebahagiaan dan kenikmatan hidup terus dilimpahkan oleh Allah dalam kehidupan kita ini. Aamiin.... 

No comments:

Post a Comment