Showing posts with label Investasi. Show all posts
Showing posts with label Investasi. Show all posts



Seorang ibu sejati tak pernah pamrih atas segala jasa yang telah diupayakannya untuk sang buah hati. Selalu ada ketulusan yang terpancar dalam tiap tutur dan perbuatannya yang bersahaja. Bahkan tak pernah henti doa-doa panjang yang dimunajatkannya demi kebahagiaan dan keberhasilan anaknya.

Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ia berjuang tanpa kenal lelah, tanpa pernah mengharapkan balasan apapun. Kasih sayangnya begitu murni, sangat tulus, sehingga tak ada kata-kata yang mampu menggambarkan betapa besar jasa seorang ibu.


Pada suatu hari, saya bertemu dengan beberapa orang teman, seperti biasa kami ngobrolin banyak hal, termasuk investasi. Dan ternyata, banyak dari teman-teman saya yang belum terlalu mengerti pentingnya investasi, dan menganggap investasi itu sama saja dengan menabung.

Padahal keduanya jelas beda. Jika menabung, itu artinya kita menyimpan uang tersebut pada suatu lembaga keuangan atau bank, namun nilainya tidak akan bertambah bahkan bisa menurun karena dipengaruhi oleh faktor eksternal misalnya inflasi atau juga biaya administrasi perbankan.

Sudah lama sebenarnya saya mendapatkan wejangan bahwa investasi itu penting dilakukan sejak dini, terlebih investasi emas, karena emas bukan hanya bisa menjadi sebagai perhiasan, namun emas juga merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat mempertahankan nilainya dalam jangka panjang dan mampu menaklukkan inflasi.

Selain itu, mama saya juga pernah bilang bahwa memiliki banyak emas itu menguntungkan, karena paling gampang dijual atau digadaikan dengan harga yang selalu stabil, sehingga bisa diandalkan jika kita dalam situasi yang begitu mendesak butuh uang.

 

Jika kita lihat belakangan ini, gaya hidup syariah di Indonesia sepertinya mengalami peningkatan yang signifikan. Awalnya masih banyak masyarakat yang enggan menerapkan gaya hidup islami ini, namun seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk-produk atau jasa syariah, maka kini gaya hidup syariah semakin banyak diterapkan dalam keseharian kita bahkan kini sudah menjadi kebutuhan hidup kita sehari-hari.



Tidak bisa dipungkiri, bahwa investasi merupakan salah satu cara supaya kita bisa meningkatkan kekayaan. Dan sebenarnya, ada banyak sekali jenis investasi yang bisa kita pilih, namun dari sekian banyak jenis investasi tersebut, emas menjadi investasi yang paling banyak diminati.

Dan saya pribadi sudah sering bangat dibilangin oleh teman saya, bahwa saya sebaiknya secepatnya melakukan investasi emas. Sebab emas dipercaya memiliki nilai jual yang selalu tinggi dan bisa menjadi barang yang paling mudah digadaikan atau dijual jika mendadak butuh uang.


Melantunkan “Labbaik Allahumma Labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk la syarikalak” dan menginjakan kaki di tanah suci adalah impian banyak umat islam, dan itu pun yang menjadi salah satu impian terbesar dalam hidup saya, yaitu bisa menunaikan ibadah umroh maupun ibadah haji sebagai penyempurna rukun islam saya.

Namun untuk menunaikan ibadah umroh ataupun ibadah haji sepertinya hanya menjadi sebuah angan-angan bagi saya saat ini, lantaran saya begitu pesimis melihat biaya umroh dan biaya haji yang semakin mahal dan antrian haji pun semakin panjang dari waktu ke waktu.


Kesadaran masyarakat akan urusan pengaturan keuangan yang baik dan benar masih sangat minim, terutama bagi kaum milenial seperti saya ini. Pikirannya masih seputar hanya jalan-jalan, shopping, makan, nongkrong dan hal-hal yang menyenangkan lainnya, tanpa memikirkan apa dan bagaimana kehidapan ke depan. Bahkan tak jarang ada yang bilang, mengalir saja seperti air.

Padahal kehidupan yang baik itu adalah kehidupan yang sudah memiliki planning, apa yang akan dilakukan untuk jangka pendek, jangka menengah dan juga jangka panjang, semua sudah terencana dengan baik sehingga kita memiliki tujuan yang jelas untuk kita gapai.


Ada tiga amalan yang tidak akan terputus walaupun kita sudah meninggal dunia. Hal ini tertuang dalam hadist Rasulullah SAW yang berbunyi “Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amal perbuatannya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang selalu mendoakannya.” [HR. muslim, Imam Abu Dawud, dan Nasa’iy]. 

Dan menurut jumhur ulama bahwa sedekah jariyah yang dimaksud di sini adalah wakaf. Jadi wakaf merupakan salah satu amalan ibadah yang istimewa, karena pahala wakaf akan terus mengalir walaupun kita telah meninggal dunia. Hal ini berbeda dengan amalan-amalan lainnya seperti shalat, zakat, puasa, haji , dan ibadah lainnya yang pahalanya akan terputus ketika kita meninggal dunia.


Wejangan supaya tidak foya-foya menghabiskan gaji yang saya terima setiap bulan kerap dinasehatkan oleh orang tua saya. Iya mereka tak henti-hentinya mengingatkan saya supaya mulai memikirkan juga untuk mempersiapkan keuangan untuk masa depan, karena hal itu salah satu kewajiban dalam mempersiapakan masa depan yang cerah. Untuk itu, selama ini saya coba menyisihkan gaji saya dan menabungnya.

Dan beberapa waktu yang lalu seorang teman bercerita bahwa selain menabung, ternyata kita harus mulai berinvestasi dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai keharusan untuk dilakukan. Pilihan investasi sendiri sangatlah banyak, kita bisa mulai dari membeli rumah, tanah, atau perhiasan, sampai membangun usaha.