Showing posts with label Lingkungan. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan. Show all posts

Batik mangrove adalah bentuk seni dan upaya menjaga lingkungan tetap lestari (Gambar dari Qorry Oktaviani) 

Jarum malam menari-nari di atas kain mori putih, menciptakan pola-pola indah yang perlahan-lahan membentuk sebuah karya seni. Begitulah Qorry Oktaviani bersama ibu-ibu Kelompok Batik Mangrove Pangkal Babu, menuangkan kreativitasnya dalam setiap goresan cantingnya. Bagi Qorry, batik bukan hanya sekadar kain, melainkan media menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian mangrove.

Tapi jauh sebelum sampai di titik ini.
Jumlah sampah plastik di Indonesia terus menumpuk (Gambar dari Youtube Plasticpay)

Sampah plastik yang dulu kita anggap sepele, kini telah menjadi salah satu masalah lingkungan paling serius di dunia. Kehadirannya yang masif di lingkungan kita membawa dampak yang sangat buruk bagi kehidupan manusia dan juga ekosistem.

Bahkan menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2023, sampah plastik menyumbang sekitar 18,71% dari total timbunan sampah di Indonesia sebesar 69,9 juta ton.

Kopi lokal Indonesia memang memiliki cita rasa yang juara. Berbagai varian kopi dari berbagai daerah di Indonesia menawarkan rasa yang unik dan khas, sehingga sulit untuk ditandingi oleh kopi dari negara lain. Bahkan kopi Indonesia sudah dikenal di kancah internasional sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.

Indonesia memiliki berbagai jenis varietas kopi yang tumbuh di berbagai daerah seperti Sumatera, Jawa, Bali, Toraja, dan masih banyak lagi yang lainnya. Setiap daerah memiliki ciri khas tanah dan iklim yang berbeda, sehingga menghasilkan kopi dengan rasa dan aroma yang berbeda pula.
Pelepah pinang diubah menjadi peralatan makan yang ramah lingkungan (Gambar dari IG @plepah_id)

Penggunaan plastik dan styrofoam sangat umum digunakan dalam industri F&B di negara kita ini untuk membungkus makanan, karena dinilai dapat melindungi makanan dari kerusakan, mempertahankan kebersihan, dan memudahkan pengiriman.

Namun, penggunaan plastik dan styrofoam dalam membungkus makanan memiliki dampak negatif yang serius terhadap lingkungan. Sampah plastik dan styrofoam sulit terurai dan dapat mencemari tanah, air, dan udara. Plastik dan styrofoam juga dapat menjadi sumber polusi laut yang merusak lingkungan laut dan memberikan ancaman bagi kehidupan laut.
Jumlah sampah terus menggunung setiap tahunnya harus segera dicari solusinya (Gambar dari Canva)

Sampah merupakan salah satu masalah lingkungan yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian serius dari semua orang, karena sampah bisa mendatangkan musibah yang besar jika tidak dikelola dengan baik. Terlebih, jumlah sampah di Indonesia semakin tak terkendali dari tahun ke tahun.

Bahkan menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahwa timbunan sampah di Indonesia mencapai 69,7 juta ton sepanjang tahun 2023. Angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya volume sampah yang dihasilkan, tetapi juga menggambarkan betapa besar tantangan yang harus kita hadapi dalam pengelolaan limbah di negara ini.
Digital Creator Gathering

Dalam era digital ini, menjadi seorang digital creator bisa menjadi pilihan karier yang sangat menarik bagi siapa saja, termasuk bagi saya pribadi. Menekuni dunia digital creator sejatinya bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan senang membuat konten digital seperti video, foto, tulisan atau podcast dan membagikan secara online melalui sosial media yang kita miliki.

Namun untuk membuat konten yang menarik dan disukai oleh banyak orang bukanlah perkara yang mudah. Banyak hal yang harus kita pelajari, karena untuk sukses dalam dunia hiburan digital, diperlukan kerja keras, kreativitas, dan juga strategi yang tepat.


Kita semua tahu, bahwa negara kita tercinta Indonesia ini merupakan sebuah negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alamnya, termasuk memiliki potensi yang sangat besar dalam hal penyediaan energi terbarukan yang bisa kita manfaatkan dalam menjalankan keseharian kita.

Namun sayangnya hingga saat ini, Indonesia masih sangat bergantung pada keberadaan energi fosil, seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Padahal energi fosil ini ketersediaannya terbatas, dan lama-kelamaan akan habis seiring dengan penggunaannya yang meningkat.

Bumi ini merupakan warisan yang sangat berharga bagi kita semua, terutama bagi anak cucu kita yang akan hidup di masa mendatang. Kondisi alam yang sehat dan lestari sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia dan berbagai makhluk hidup lainnya di bumi ini.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, semakin banyak kerusakan yang terjadi pada alam akibat aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, penting bagi kita semua, terlebih bagi kaum muda untuk ikut serta dalam menjaga alam agar dapat menjamin masa depan yang lebih baik.

Sebagai warga Jakarta, semakin ke sini kita sering merasakan kualitas udaranya semakin memprihatinkan karena tingginya tingkat polusi yang ada. Langit jadi tampak mendung karena dipenuhi kabut polusi yang dihasilkan oleh energi fosil. Banyaknya emisi yang dihasilkannya menyebabkan udara tercemar, lingkungan terpapar dan kesehatan kita terancam.

Dari kasus ini, kita dapat melihat bahwa penggunaan energi fosil memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan dan juga kesehatan manusia bila terus dibiarkan. Sebab, pada proses pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan gas buang yang mencemari udara dan memperburuk kualitas udara yang kita hirup setiap harinya, sehingga memicu munculnya berbagai penyakit nantinya.


Indonesia ini sungguh negara yang luar biasa, memiliki potensi alam yang begitu kaya, salah satunya dapat kita lihat dari luasnya hamparan lahan gambut yang dimilikinya. Bahkan menurut data Global Wetlands tahun 2019 yang lalu, ternyata Indonesia memiliki lahan gambut terbesar kedua di dunia dengan luas mencapai 22,5 juta hektar setelah Brazil dengan luas lahan gambut sebesar 31,1 juta hektar.

Lahan gambut sendiri merupakan jenis tanah yang terbentuk dari endapan material organik yang terjadi dalam jangka waktu yang lama dan proses pembusukan yang terjadi di dalam air yang tergenang. Lahan gambut umumnya ditemukan di daerah tropis yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu yang panas, termasuk negara kita ini.


Rasanya sangat sedih bila melihat hutan digunduli, pohon-pohonya ditebangin, bahkan dibakar hingga menjadi tandus dan kering oleh segelintir orang demi mendapatkan keuntungan yang sesaat, namun mengabaikan dampak buruk dari perbuatan tersebut untuk jangka panjang.

Padahal hutan itu semestinya dijaga, dirawat agar tetap lestari, karena hutan sejatinya memiliki fungsi yang sangat penting bagi seluruh makhluk di bumi. Dimana keberadaan hutan menjadi kunci utama untuk kelangsungan hidup semua makhluk, termasuk manusia.

Perubahan iklim kini semakin jelas terasa, dan ini terjadi di mana-mana, bahkan menjadi masalah yang serius bagi seluruh dunia. Namun tak sedikit juga orang yang beranggapan bahwa ancaman perubahan iklim ini bukanlah hal besar yang perlu dipusingkan.

Padahal, bukti nyata dari dampak perubahan iklim ini sudah jelas kita rasakan langsung saat ini, seperti terjadinya perubahan cuaca yang ekstrim, kekeringan yang berkepanjangan, sehingga turut memicu suhu udara terasa menjadi lebih panas.

Di suatu waktu, ada seorang anak laki-laki berpakaian perempuan. Meski tampak malu, tapi dia tak punya pilihan, keadaan yang memaksanya. Orangtuanya tidak sanggup membelikannya baju, maka terpaksalah ia memakai baju kakak perempuannya.
Fahry Purnama mengenang pertemuan itu, sebuah perjumpaan yang meninggalkan kesan luar biasa dalam benaknya, membuka mata dan hatinya, bahwa ternyata masih banyak anak-anak yang mengalami kondisi seperti itu, berada dalam situasi yang serba kekurangan.

Dulu waktu saya kecil, di kampungku orang yang punya motor belum terlalu banyak, masih bisalah dihitung dengan jari. Dan biasanya keluarga yang memiliki motor ini adalah mereka dari keluarga yang dikategorikan cukup berada saja.

Namun kini, di kampungku keberadaan motor bahkan mobil sudah sangat banyak, hampir setiap rumah memiliki minimal satu buah sepeda motor. Di satu sisi hati saya senang melihat hal itu, tentu ini menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi di kampungku bisa dikategorikan bagus, sehingga masyarakatnya mampu membeli kendaraannya sendiri.


Kita semua pasti sepakat, bahwa kesehatan adalah hal yang terpenting dalam hidup ini, sebab tanpa kesehatan, semua yang kita miliki terasa tidak akan ada gunanya, dan segala aktivitas yang akan kita kerjakan akan terbengkalai jadinya.

Maka dari itu, menjaga kesehatan adalah penting hukumnya, selain mengatur pola hidup sehat dengan selalu menjaga tidur yang cukup, olahraga yang teratur serta menjauhi rokok, narkoba dan alkohol, maka selalu mengkonsumsi makan yang bergizi juga sangat penting untuk diperhatikan karena punya peran penting dalam menjaga kesehatan kita.

Sampah adalah salah satu permasalahan sosial yang terus menjadi sorotan hingga saat ini, karena keberadaanya memang mampu membawa banyak dampak yang buruk bila tidak dikelola dengan baik, karena sampah dapat mencemari lingkungan, mengancam kesehatan, hingga menyebabkan bencana alam.

Dan keberadaan sampah kini terus meningkat dari hari ke hari, bahkan menurut data pada tahun 2020 yang lalu, tercarat ada sebanyak 67,8 juta ton timbunan sampah yang berada di Indonesia, sungguh jumlah yang sangat banyak bukan?


Belakangan ini mungkin kita sudah mulai menyadari bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja, kita bisa merasakan suhu udara terasa semakin panas, musim hujan dan kemarau tidak lagi menentu, cuaca panas pada siang hari namun kemudian tiba-tiba hujan deras datang tak berhenti.

Ya, beberapa peristiwa tersebut adalah contoh nyata dampak dari adanya perubahan iklim. Dimana hal ini terjadi karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida dan gas-gas lainnya di atmosfer bumi. Hal ini juga menjadi penyebab adanya efek gas rumah kaca.

Sudah sejak dulu, Indonesia tersohor dengan hamparan hutannya yang begitu luas, makanya Indonesia disebut-sebut sebagai “paru-parunya dunia” karena keberadaan hutannya yang mampu menghasilkan oksigen dan menyerap karbon diaoksida yang ada di muka bumi ini.

Bukan hanya itu saja, keberadaan hutan Indonesia sejatinya punya peranan penting lainnya, karena hutan adalah rumah bagi jutaan flora dan fauna yang hidup di dalamnya. Keterjagaan hutan punya andil besar dalam keberlangsungan seluruh mahluk hidup dan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Tampak gas buang dari kandaraan menyebabkan polusi udara - Sumber Gambar: CNBIndonesia.com

Di kota-kota besar Indonesia, kepadatan kendaraan adalah pemandangan yang begitu lazim terlihat setiap hari, terlebih di saat jam berangkat dan pulang kerja. Kemacetan yang terjadi menyebabkan gas buang dari kendaraan menjadi banyak, sehingga menimbulkan polusi yang mencemari udara.

Dan pencemaran dari gas buang kendaraan bermotor disebabkan oleh penggunaan bahan bakar minyak (BBM) beroktan rendah, sehingga menjadi salah satu penyumbang permasalahan serius pada kesehatan manusia, dan juga penyebab terjadinya pencemaran udara yang merusak lingkungan.

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semuru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” itulah penggalan kata-kata dalam pidato Bapak Soekarno (Presiden RI Pertama) yang sangat fenomenal hingga saat ini, karena memiliki makna motivasi yang sangat luar biasa, menggambarkan betapa besarnya kekuatan generasi muda sebagai agen perubahan.

Kalimat tersebut bukan hanya retorika semata, namun sejatinya memiliki arti yang sangat luar biasa, dimana Bung Karno percaya bahwa masa depan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh para generasi mudanya, karena tidak bisa dipungkiri, generasi muda adalah ujung tombak kemajuan dan perkembangan sebuah bangsa ke depannya.