Showing posts with label Sosok. Show all posts
Showing posts with label Sosok. Show all posts
Sekolah Pesisi Juang hadirkan pendidikan gratis untuk anak nelayan di pesisir Mataram - (Foto: IG @sekolah.pesisi.juang)

Di tepi Pantai Bintaro, ketika matahari mulai condong ke barat dan suara ombak menggulung pelan, sekelompok anak berkumpul di sebuah pondok sederhana. Mereka duduk bersila, sebagian menggambar di atas tikar, lainnya memelototi buku cerita bergambar dengan mata penuh rasa ingin tahu. Di tempat yang barangkali lebih akrab sebagai lokasi tambatan perahu nelayan, berdirilah sebuah sekolah tak biasa, Sekolah Pesisi Juang, rumah belajar gratis bagi anak-anak pesisir yang dulu hampir tak pernah membayangkan bisa menyebut diri mereka sebagai murid.
Indonesia memiliki banyak desa wisata yang istimewa (Gambar dari IG @repermadi)

Indonesia memang dikenal memiliki beragam tempat wisata yang memukau, mulai dari pantai-pantai cantik hingga gunung-gunung megah. Namun, selain tempat wisata yang sudah populer, desa wisata juga menjadi destinasi yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Berkunjung ke desa wisata bisa sekalian healing, hal ini banyak dilakukan oleh anak muda sekarang, terlebih mereka yang tinggal di kota-kota besar. Sejenak melipir dari keriuhan, bertandang ke desa wisata yang indah, adalah pilihan yang menyenangkan.
Theresia Dwiaudina Sang Pejuang Kesehatan dari Timur Indonesia - Sumber foto IG @dwiaudn_

Pada awalnya, Theresia Dwiaudina Sari Putri tidak pernah mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang bidan. Justru ia sebenarnya ingin melanjutkan sekolah seni musik setelah lulus SMA. Namun, karena permintaan orang tuanya, akhirnya ia menekuni pendidikan di bidang kesehatan, tepatnya program Diploma 3 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di kota Surabaya.

Usai lulus pada tahun 2016, Dini - sapaan akrab Theresia Dwiaudina Sari Putri, memutuskan kembali ke kampung halamannya. Ia ingin menerapkan ilmu yang didapatkannya untuk mengabdikan diri di tanah kelahirannya di Desa Kekandere, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Meskipun zaman terus berkembang dan semakin canggih, namun tidak dipungkiri bahwa saat ini masih ada masyarakat yang hidup dalam suasana yang jauh dari kemajuan, hidup dalam kondisi serba kekurangan, bahkan menerjang malam dalam kegelapan karena tidak adanya listrik yang menerangi.

Miris memang, namun begitulah keadaanya, listrik belum mampu menjangkau desa-desa di pelosok, kehidupan masyarakat mendadak “lumpuh” ketika malam tiba, mereka terpaksa tidur lebih cepat karena kegelapan memaksa warga tidak bisa beraktivitas lagi.

Indonesia ini sungguh negara yang sangat kaya akan seni dan kebudayaannya, karena hampir setiap daerah memiliki karya seni yang berbeda-beda. Untuk itu, keragaman seni dan budaya ini patut kita jaga bersama agar tetap lestari selama-lamanya.

Dan salah satu pertunjukan seni yang baru-baru ini berhasil mencuri perhatian saya adalah wayang orang. Karya seni pertunjukan tradisional yang berasal dari tanah Jawa ini begitu indah untuk dinikmati, karena wayang orang ini merupakan seni tradisional yang mampu memadukan seni tari, seni drama, seni musik, dan seni rupa sekaligus dalam membawakan sebuah cerita.