Untuk kamu...

Terkadang ada saatnya kita dihadapkan pada satu kondisi yang tak kita inginkan, namun disisi lain kita harus menjalaninya. Pada kondisi ini,  tak bisa kita pengkuri hati kecil kita akan sangat berat menjalaninya, namun mau bagaimana lagi, toh pada kenyataannya hanya itu jalan yang ada saat itu.
Asuransi Astra sangat jeli melihat perkembangan teknologi khususnya handphone, karena seperti yang kita tahu bahwa hanphone kini sudah menjadi barang masal, dimana semua orang bisa memilikinya, menyadari hal tersebut maka Asuransi Astra mencoba menghadirkan gebrakan baru bagi para konsumen dan masyarakat luas untuk mendapatkan kemudahan informasi dan pelayanan terbaik dari Asuransi Astra .

Asuransi Astra menghadirkan aplikasi Garda Mobile Otocare yang akan menjadi sahabat di jalan saat berkendara bagi pelanggan Garda Oto dan masyarakat umum untuk memperoleh informasi seputar kendaraan dan layanan asuransi secara mudah hanya melalui sebuah handpone. Dimana aplikasi Garda Mobile Otocare ini proses penginstalannya sendiri sangat mudah setelah diunduh melalui Google Play untuk platform Android dan Apple App Store untuk platform iOS/iPhone.
Happy B"Day WB :)

Happy Birthday To You... 
Happy Birthday To You...
Happy Birthday, Happy Bithday...
Happy Birthday To WB...
*Nyanyi buat Warung Blogger

Berbicara tentang membuat resensi buku, jujur saya angkat tangan, belum paham bagaimana saca membuat resensi buku yang baik.

Maka setelah mengubek-ubek blognya Mas Darto, akhirnya saya menemukan satu tulisan yang memang saya butuhkan, iya karena saya pernah beberapa kali diminta beberapa teman untuk membuat resensi buku, tapi saya sejujurnya sangat buta tentang membuat resensi buku ini, maka sayapun terpaksa terima dengan niatan sekalian belajar, itupun baru satu kali kalo tidak salah.




Waktu membuktikan, 4 tahun sudah tempat itu meramu kehangatan, sehingga tak terbilang lagi betapa banyak yang betah melarutkan waktunya disana, seperti halnya aku, yang begitu terpikat akan keramahan dan tawaran persahabatan yang tersuguh begitu tulus.



"Bodoh, kenapa aku bisa sekasar itu tadi" Umpat Rama kesal pada dirinya sendiri. Dia menyadari tak sepatutnya Suster Risma dibentak seperti itu tadi.

Rama mencoba bangun dari tempat tidurnya, lalu melangkah tergesa-gesa dengan bantuan tongkat dikedua tangannya, namun lorong rumah tampak lengang, hanya seorang cleaning service yang sedang menyapu halaman yang tampak disana, Suster Risma sudah tidak terlihat sama sekali.
"Gaun ini cantik bangat di badan kamu" puji Rama melihat Luna mengenakan gaun putih bertabur kristal itu, gaun pengantin yang begitu indah dan terlihat mewah.

Luna memutar-mutar badannya di depan cermin yang ada di hadapannya. Senyumnya mengembang tanpa hanti seperti bunga yang sedang mekar di taman.

Namun tiba-tiba seorang lelaki asing bersetelan jas rapi muncul dari pintu samping butik itu, melangkah begitu yakin mendekati Luna.